0

Petualangan Kuliner Edisi Pulkam

Travel is NOT a sprint. Travel is NOT a marathon. Chill out and enjoy the MOMENT.

Dua Ransel

 

Lama nggak pulkam, saya akhirnya mendapatkan kesempatan itu menjelang Idul Adha tahun 2017. Mumpung libur agak panjang, mumpung ada sepupu yang nikah, ya, sudahlah.. saya, Filda dan keluarga memutuskan untuk kembali menjalin silaturahmi dengan keluarga jauh. Di Metro, Lampung. Tanah kelahiran saya.

So, rute perjalanan pulkam kali ini kami buat putus-nyambung:

Pontianak – Jakarta (menginap dulu semalam, mau menikmati malam di Jakarta) – Metro – Bandar Lampung – Jakarta (menginap lagi, rencananya mau shopping di Tanah Abang) – Pontianak. Continue reading

Advertisements
0

We Are The Champion

THE COUPLE TRIP JUARA 2 COOKING MANIA MAXIM DI PONTIANAK*

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71, Maxim selaku produsen teflon anti-lengket ternama di Indonesia mengadakan kegiatan lomba masak “Cooking Mania 1000 Ibu Hebat Maxim”, yang bertempat di depan Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, hari minggu tanggal 28 Agustus 2016. Ada beberapa kategori yang dilombakan yaitu Cooking Rally (150 tim), Cooking Couple (150 tim) dan lomba masak antar chef. Meskipun judulnya untuk emak-emak, ternyata banyak juga lho cewek-cewek abg, cowok-cowok, bapak-bapak dan pasangan suami istri yang unjuk kebolehan memasak dalam ajang ini.

IMG-20160829-WA0006

Kategori Cooking Rally adalah lomba masak secara estafet dalam waktu 30 menit, dimana setiap tim terdiri atas 5 orang. Masing-masing orang diberikan waktu selama 6 menit sesuai dengan tugasnya dalam memasak menu rahasia yang tersimpan dalam mistery box. Seru, gemes dan bikin gregetan.. Cooking Rally benar-benar menuntut kekompakan dan pemahaman sesama anggota tim karena jika satu orang salah atau lambat dalam menangani bahan makanan yang diolah, orang selanjutnya bisa kelabakan dan kehabisan waktu untuk hal-hal yang lain.

Kategori kedua adalah Cooking Couple. Nah, di kategori ini lah saya dan Filda sepakat untuk ikut berpartisipasi dalam lomba masak ini. Biar terlihat kompak, pada malam sebelum pertandingan kami ke Ramayana membeli baju kaos couple. Pokoknya yang penting having fun aja deh! Kategori ini menantang peserta couple untuk menirukan resep dari bahan makanan rahasia yang tersimpan dalam mistery box. Dan setelah box dibuka.. tantangannya adalah memasak Sosis Asam Manis.

IMG-20160829-WA0020

Begitu lomba dimulai, kami langsung berbagi tugas. Filda mengolah bumbu dan memasak, saya bertugas memotong bahan-bahan dan menyiapkannya untuk garnish. Filda sempat mengomel gara-gara saya iseng memakan timun–padahal timun itu untuk bahan garnish, wkwkwk. Dia langsung down dan cemberut, padahal lagi semangat-semangatnya. Saat makanan siap dihidangkan dan waktu 30 menit telah habis, sungguh, nggak ada perasaan bakalan juara sama sekali. Semua rencana Fida menampilkan garnish terbaik terlihat Gagal Total gara-gara insiden timun dan teammates-nya yang konyol, hihi.

IMG-20160829-WA0008

Sementara juri sedang memberikan penilaian dalam hal citarasa, tampilan dan kebersihan; kategori lomba masak antar chef dan demo masak dari chef tamu sedang berlangsung untuk memeriahkan acara. Selain lomba memasak, ada juga senam Zumba, bagi-bagi doorpirze bahkan lelang peralatan masak bekas lomba yang diserbu para pengunjung. Wuih, rame banget!

Saat pengumuman pemenang dari setiap kategori, kami sedang duduk manyun di tenda perlombaan, berharap cepat pulang, nggak berani berharap untuk menang, tapi ingin dengar siapa pemenangnya. Saat kategori Cooking Couple diumumkan, “Juara 3, nomor.. ” Wah, tinggal 2 lagi nih pemenangnya..

“Juara 2, nomor 13.” Hah? Nomor 13? Beneran nih juara? Saya masih loading, Filda juga masih loading, belum yakin 100 persen. Nggak salah dengar nih? “Nomor 13 mana?” Sekali lagi MC memanggil. Wah, beneran nih nomor 13. Sementara saya salah tingkah, Filda terlihat sumringah. Kami berjalan menuju panggung, masih tidak percaya apa yang sedang terjadi. Kok bisa menang? Bagaimana bisa? Otak kami dipenuhi tanda tanya, masih diselumuti rasa penasaran.. But hey, kami juara 2 nih.. mengalahkan 148 tim.. Sebagai juara 2, kami menerima hadiah lomba berupa 2 set teflon anti-lengket dari Maxim–lumayan, nggak perlu beli untuk peralatan dapur lagi.

IMG-20160829-WA0022

Mau tahu siapa juara 1-nya? Tak lain dan tak bukan adalah peserta nomor 12, mama dan tante-nya Filda. Ini bukan nepotisme lho, kami juga nggak contekan, ada juri profesional yang menilai.. Seru dan bangga banget, 2 gelar juara diborong satu keluarga, hihi.. Next time, kami jadi lebih pede buat mengikuti lomba-lomba masak berikutnya. Siapa tahu bisa juara lagi, hehe..

IMG-20160829-WA0004

 

*No adv, just for fun.

0

Menikah Tamasya

RIKI N FILDA

Di Pontianak, ada istilah “Menikah Tamasya”. Kedua pasangan menikah secara resmi, tapi tanpa resepsi pernikahan. Daripada menggelar resepsi yang mahal, mereka langsung pergi bulan madu namun tetap memberikan undangan pernikahan kepada keluarga dan kerabat. Bagi mereka yang menerima undangan tersebut pun sudah tahu bahwa nggak perlu datang resepsi. Menikah tamasya ini biasanya dilakukan oleh pasangan dari etnis Tionghoa.

Saya dan Filda sebenarnya suka dengan konsep itu, karena secara perhitungan ekonomi memang jauh lebih hemat dan langsung to the point—pergi bulan madu. Tapi, demi menghindari protes keluarga, tetangga dan teman-teman, kami menikah secara normal (dengan resepsi, tentunya) pada bulan November 2014. Continue reading

1

Coffee Street vs. Chinese Food

Love through a small cup of coffee

Pontianak is capital city of West Kalimantan Province, Indonesia. It is located in Borneo island—one of the biggest island in the world. If you come and visit Pontianak, and ask Pontianak people where the best place for hang-out and culinary… the answer is “coffee street”—it is the other cool name of Gajah Mada street, which is relating to local culture of drinking coffee in Pontianak city. “The culture of coffee in Pontianak was really massive.” A friend told me about his visit to Pontianak once upon a time.

IMG20150305202741

Gajah Mada street is also venue for Chinese New Year celebration in Pontianak city

Continue reading