0

Demi Canola, di Shire of York

 

IMG_5361Salah satu tips buat long trip adalah sharing kendaraan dengan teman. Pakai mobilnya siapa gitu dan patungan bensin rame-rame, atau sewa mobil juga bisa. Beruntungnya kami, dapat tumpangan gratis dari Mbak Yuni yang menjadi inisiator dari perjalanan ini. Harap maklum, Mbak Yuni itu anak P.hD, sudah lama tinggal di Perth dan tahu tentang musim-musimnya berwisata di Western Australia. Selain kami bertiga, ada Om Gun dan Mbak Wati yang juga ikut serta dalam perjalanan wisata kali ini.

Pagi-pagi sekali kami harus bangun lalu mandi kucing (cuci muka dan sikat gigi doang) demi pergi ke canola farm di Shire of York. Di Australia, canola dibikin jadi minyak goreng. Tapi, kami juga nggak tahu canola itu seperti apa—seumur hidup belum pernah lihat.
Continue reading

Advertisements
0

Kota Pelabuhan Tua Fremantle

“Bulan madu yang berkualitas seharusnya bisa dinikmati tanpa harus repot ini-itu dan terlalu menguras tenaga. Tempat wisata malah nggak lebih penting daripada banyaknya waktu berkualitas yang perlu dihabiskan berdua selama perjalanan.” –The Couple Trip

Architectour

Architec-tour: Landskap Bangunan Tua di Fremantle

Mari kita kembali ke tahun 1829. Saat itu adalah pertama kalinya koloni Swan River, Western Australia, dibuka oleh orang-orang inggris. Hei guys, coba tebak, bangunan apa yang pertama kali dibangun oleh mereka? Bukan rumah, bukan hotel. Bangunan pertama yang mereka bangun justru PENJARA, namanya The Round House. Tempat ini dirancang oleh Henry Willey Reveley pada tahun 1830. Lokasi The Round House tersebut sangat strategis, terletak di sebuah tanjung dengan tebing batu yang disebut “Arthur Head” yang bisa mengawasi muara Swan River. Posisi ini juga sangat membantu untuk navigasi kapal laut dan stasiun sinyal seiring dibukanya Pelabuhan Fremantle pada perkembangan selanjutnya. Selain penjara, tempat ini juga dibangun cottage untuk bos pelabuhan, mercusuar dan rumah pengadilan. Untuk memudahkan akses dari pelabuhan ke Kota Fremantle melalui Bathers Beach, maka dibangunlah sebuah terowongan tepat dibawah The Round House pada tahun 1837 yang dikerjakan oleh Fremantle Whaling Company. Continue reading

0

Berani Mandi di Cottesloe Beach Saat Musim Dingin?

 

SDC16243

Cottesloe Beach adalah sebuah pantai di Perth yang memiliki warna biru tosca dan pasir putih yang lembut. Dari kejauhan, ketika sinar matahari memantulkan cahaya ke permukaan laut, kita bisa melihat sea view yang menakjubkan.

Vegetasi di bagian utara adalah bukit berpasir, masih alami dan relatif sepi. Pantai utamanya berada di wilayah selatan, didominasi oleh pepohonan tinggi yang rindang, pedestrian dari batu karang yang menjorok ke laut, burung-burung camar yang terbang kesana-kemari dan landmark bangunan adalah Indiana Cottesloe Hotel yang berdiri gagah menghadap ke laut lepas.

Berbeda dengan pantai-pantai di Indonesia, masuk ke pantai-pantai di Australia seperti Cottesloe Beach ini gratis tanpa bayar. Pantai ini suasananya jauh dari hiruk pikuk, hanya ramai saat akhir pekan dan kalau ada event tertentu. Kalau lagi sepi banget, Cottesloe Beach jadi serasa pantai pribadi. Continue reading

0

Star-gazing di Avon Valley National Park

“We travel not to escape life, but for life not to escape us.”

thumb_IMG_0141_1024

Ide berkemah di alam terbuka sebenarnya sudah lama kami pikirkan. Namun, realisasinya baru terjadi setelah ajakan teman untuk berkemah di Avon Valley National Park. Bermodal tenda pinjaman, kami berencana tidur berdua di tenda kecil biar serasa “kamar pengantin” dan bakal melewatkan malam minggu dibawah bintang-bintang.

Avon Valley National Park dapat ditempuh selama 1 jam perjalanan naik mobil dari Perth. Masuk ke taman nasional ini sebenarnya harus bayar lho, cuma pos di pintu gerbangnya memang didesain tanpa kehadiran ranger (penjaga taman nasional)—tinggallah kejujuran dan kesadaran para pengunjung untuk mengisi formulir kedatangan dan “menyelipkan” duit tiket masuk di kotak yang telah disediakan. Kami kagum dengan “self-service” tersebut sekaligus malu mengingat, bahwa jika itu ada di Indonesia, pasti banyak orang yang masuk tanpa membayar. Continue reading

0

Be Locals, Guys!

Sebuah saran terbaik dalam traveling adalah menjadi orang lokal, melakukan apa yang mereka lakukan pada umumnya, meniru gaya hidup mereka untuk mencoba perspektif baru–selama itu nggak meracuni prinsip hidup dan ajaran tertentu yang kita anut–ah, nggak ada salahnya juga.

Screen Shot 2016-05-31 at 10.25.04 AM

Di Perth, bersepeda dan piknik adalah gaya hidup yang populer dan disukai kebanyakan orang disini. Perth adalah salah satu kota yang memiliki jalur sepeda terbaik di dunia. Bahkan, pemerintah setempat mendukung hal tersebut dengan mengeluarkan kebijakan berupa “Western Australian Bicycle Network Plan 2014-2031“. Rumah-rumah di Perth umumnya memiliki halaman yang luas, dimana garis sepadan bangunan (GSB) yang cukup lebar tersebut dimanfaatkan untuk membuat jalur sepeda dan pedestrian yang saling berhubungan. Continue reading

0

Hiking di John Forrest National Park

IMG_5167

Sekedar info, Western Australia itu punya banyak banget taman nasional. Bayangkan saja, luas wilayah Western Australia itu setengah dari benua Australia. Oleh karena itu, pilihan berwisata di Western Australia itu sebenarnya lebih banyak ke wisata alam, menjelajahi taman-taman nasional dengan keunikannya masing-masing. Nah, salah satu taman nasional yang terdekat dengan Perth adalah John Forrest National Park, dapat ditempuh dalam waktu 30 – 40 menit perjalanan naik mobil (sayangnya, nggak ada public transport yang melewati daerah ini).

Taman nasional ini memiliki fasilitas outdoor yang sangat baik seperti ranger office, toilet umum yang bersih dan terawat, tempat barbeque di beberapa lokasi, tempat duduk buat piknik (dengan atau tanpa fasilitas barbeque), pondok-pondokan bahkan jalur khusus untuk hiking dan sepeda yang dilengkapi dengan rambu-rambu lalu lintas dan papan peringatan serta informasi jarak tempuh dari satu titik ke titik lainnya. Wah, keren, ya. Mudah-mudahan Indonesia bisa meniru hal-hal yang baik dari taman nasional di Western Australia. Nggak ada salahnya dong belajar dari tetangga. Continue reading

0

Rencana Liburan 3 Hari di Perth, Enaknya Ngapain Aja?

Seorang teman di Indonesia bertanya kepada saya lewat Facebook, “Rikiiiii…3 hari di perth enaknya ngapain aja?? Bikinin itinerary-nya dooong.. tapi dalem kota aja.. ga mo jawu2.” Oke, setelah itu saya mengajak Filda berdiskusi tentang tempat-tempat menarik di Perth CBD (Central Business District) yang pernah kami kunjungi dan “mungkin” menarik bagi orang yang baru pertama kali datang ke Perth buat jalan-jalan. Rencana perjalanan berikut dibuat dalam versi 3 hari “sesuai pesanan” teman tersebut. Semoga mereka nggak kecewa dengan pilihan kami. Continue reading