Rencana Liburan 3 Hari di Perth, Enaknya Ngapain Aja?

Seorang teman di Indonesia bertanya kepada saya lewat Facebook, “Rikiiiii…3 hari di perth enaknya ngapain aja?? Bikinin itinerary-nya dooong.. tapi dalem kota aja.. ga mo jawu2.” Oke, setelah itu saya mengajak Filda berdiskusi tentang tempat-tempat menarik di Perth CBD (Central Business District) yang pernah kami kunjungi dan “mungkin” menarik bagi orang yang baru pertama kali datang ke Perth buat jalan-jalan. Rencana perjalanan berikut dibuat dalam versi 3 hari “sesuai pesanan” teman tersebut. Semoga mereka nggak kecewa dengan pilihan kami.

Hari ke-1 (The Iconic Perth)

  1. City Tour & Architec-Tour naik Free CAT. Memiliki 4 rute (dibedakan oleh kode warna merah, kuning, hijau, biru) bis bergambar kucing ini gratis ditumpangi tanpa bayar dan bisa keliling Kota Perth sampai overdosis. Welcome to Perth!

    IMG_4964

    What happen ae naon.. Perth juga enak buat Architec-Tour.

  1. Kings Park—terlalu romantis kalau jalan sendirian. Pertama kali ke Kings Park, saya dan Filda langsung jatuh cinta dengan suasananya. Duduk berdua dibawah pohon rindang, air mancur, taman bunga, panorama Swan River dan Perth CBD dari atas—sungguh romantis untuk dilewatkan. Cinta kami pun makin bersemi di bulan september, saat Kings Park menggelar acara Wildflower Festival. Inilah saatnya bunga-bunga liar di Kings Park menunjukan keindahan dan pesonanya. Cuma itu? Wait, Kings Park itu luas banget. Ada banyak jalur buat sepedaan dan hiking, Lottery Federation Walkway (jembatan keren—ikonnya Kings Park), Western Australian Botanic Garden, Fraser Avenue Precint dan DNA Tower. Cukup naik Transperth bus nomor 37 atau Free CAT hijau, sampai deh di Kings Park.Kings Park
  1. Swan Bell Tower dan piknik di tepi Swan River. Menara ini adalah landmark Kota Perth yang berdiri di tepi Swan River, tepatnya di Barrack Square. Hal pertama yang romantis tentang menara ini adalah love lock-nya–“gembok cintamu di Swan River”. Kamu bisa menulis namamu dan pasanganmu di sebuah gembok yang dipesan di Swan Bell Tower, lalu mengaitkan gembok tersebut di pinggiran menara tersebut, cinta kalian di Perth akan abadi, dan biarkan Swan River jadi saksinya. Jiahhh. Setelah itu, piknik lah di Langley Park, sebuah taman di tepi sungai. Be local, guys. Orang Perth sangat menyukai piknik di tepi sungai sambil memandangi sungai dan mendengar suara burung-burung liar berkicau. Aduhai nikmatnya, serasa dunia milik berdua.

    IMG20150425140229

    Pedestrian di pinggiran Swan River, Barrack Square

  1. Northbridge. Pusatnya hiburan malam di Perth. Banyak night club, hostel-hostel backpackers, restoran, café dan bar. Suasananya rame banget, enak buat kongkow dan cuci mata.

Hari ke-2 (Perth CBD for free)

  1. Perth Mint. Ini atraksi paling “panas” di Kota Perth. It is about The Gold Exhibition. Bertempat di sebuah gedung tua yang cantik, kamu bisa lihat koleksi emasnya Western Australia dalam bentuk koin dan perhiasan, mendengarkan sejarah pertambangan emas di Australia yang membuat ekonomi mereka booming dan makmur serta melihat secara langsung pengolahan emas secara tradisional. Kamu juga bisa lho beli koin emasnya sebagai souvenir. At least, berfoto di depan gedung tuanya saja sudah cukup jadi kenang-kenangan. IMG_6406
  1. Perth Cultural Centre. Tempat ini adalah jantung seni Kota Perth, “rumah teduh” bagi para seniman dari aliran kontemporer, musisi, pertunjukan, sineas dan literatur. Buat pemburu batu akik dan pecinta sejarah, Museum of Western Australian punya galeri khusus tentang batuan dan mineral serta Djinoong Katta—galeri tentang orang-orang Aborigin dan Eropa pertama di Western Australia. Buat para pecinta lukisan dan seni kontemporer, Art Gallery of Western Australia dan Perth Institute of Contemporary Arts (PICA) punya koleksi lukisan klasik dan instalasi seni modern yang keren. All for free.

    IMG_4996

    Perth Cultural Centre nggak melulu museum. Event seperti Perth Jazz Festival kerap kali di adakan disini. Gratis ditonton! 

  1. Nonton street art performance dekat Information Centre. Pengamen di Perth Information Centre keren-keren lho. Mereka bukan sekedar ngamen gitu doang. Mereka bawa peralatan musik sendiri lengkap dengan sound system-nya, kadang sambil jualan CD musik. Seringkali, sirkus dan badut jalanan tiba-tiba muncul untuk menghibur para pengunjung tanpa aba-aba. Perth Information Centre terletak di Forrest Place (pas di depan Perth Station). Di situ, terdapat pula Taman Air Labirin tempat diadakannya food festival dari berbagai negara.

    IMG20150419134100

    Spiderman muncul di Perth CBD

  1. Hay Street. Buat para shopaholic dan suka window shopping, Hay Street adalah tempat yang tepat untuk mereka. Pedestariannya juga ramah bagi pejalan kaki dan naik sepeda. Hay Street adalah simbol Perth untuk kata “hiruk pikuk”.
  1. London Court. Dibangun pada tahun 1937, London Court adalah sebuah gang kecil diantara jalan St. Geogre Terrace dan Hay Street yang mempunyai atmosfer dan arsitektur ala Inggris Tudor dengan tampilan yang berbeda dari bangunan Perth dimana pun. Di depan gang tersebut, terdapat replika “the Great Clock” yang ada di Rouen, Perancis. Gang tersebut dijejali dengan toko-toko souvenir khas Australia, hand made jewellry, café dan toko-toko batu akik seperti Allgem dan The Rock Shop menjadi penghuni London Court. Serius, tempat ini fotogenik banget dan super enak buat nongkrong karena suasananya british banget.

    WP_20150228_004

    London Court: Salah satu lokasi nongkrong favorit the couple trip.

Hari ke-3 (Shopping or Kangaroo??)

  1. Harbour Town. Harbour Town, atau yang dikenal juga dengan Watertown adalah sekumpulan factory outlet dan clearance outlet yang terletak di Perth CBD bagian barat dengan konsep “one stop shop” alias kalau sudah shopping nggak pengen berhenti karena godaan diskon-diskonnya bikin hati berdesir. Kawasan ini menjual barang-barang seperti fashion, perhiasan, oleh-oleh, peralatan rumah tangga dan perlengkapan olah raga. Adalah sebuah kebanggaan buat setiap orang, terutama buat cewek-cewek, bisa mendapatkan barang bermerk dengan harga diskon yang murah. Nah, Harbour Town bisa mewujudkan keinginan itu, apalagi kalau Boxing Day (26 Desember). Semua harga barang benar-benar dibanting.
  1. Heirisson Island. Siapkan tenaga anda.. untuk berburu kangguru di sebuah pulau kecil di tengah sungai. Jauh-jauh ke Australia kalau nggak lihat kangguru kan rasanya ada yang kurang di hati. Ada sebuah pulau kecil bernama Heirisson Island di tengah Swan River, nggak jauh dari Perth CBD, dimana beberapa kangguru liar yang sengaja dilepas di pulau tersebut dan pengunjung boleh melihat mereka secara langsung. Untuk pergi kesana, stasiun bis terdekat adalah Victoria Park Transfer Station. Turun disitu, lalu jalan kaki sebentar melewati jembatan. Heirisson Island dipisahkan menjadi dua bagian oleh jalan raya. Ada jalur sepeda yang dibangun dibawah jembatan sebagai underpass untuk menghubungkan kedua sisi pulau. Di sisi timur (sebelah kanan, dari arah Victoria Park Transfer Station) adalah Nyoongar Tent Embassy—markasnya orang Aborigin yang sengaja bikin tenda di pulau tersebut sebagai bentuk protes kepada pemerintah Australia yang menuntut pengembalian tanah leluhur mereka. Matagarup, begitulah orang Aborigin memanggil nama Heirisson Island. Kangguru-kangguru yang kami maksud dilepaskan secara bebas di sisi barat pulau ini, ditandai dengan pagar kawat sebagai batas, dimana pintunya bisa dibuka-tutup buat pengunjung dan nggak ada penjaganya. Jadi, feel free, tinggal masuk saja. Lho, mana kanggurunya? Heirisson Island itu pulau kecil. Mereka bisa ada dimana saja. Makanya kami bilang tadi untuk siapkan tenaga karena kita harus jalan kaki mencarinya, blusukan di antara pepohonan. Dulu waktu kesini, kami menemukan beberapa ekor kangguru sedang berbaring santai dibawah pepohonan dan semak-semak. Kami mendekatinya dan berfoto selfie. Rileks, kangguru bukan binatang yang galak kok. Bulunya dielus-elus mereka juga nggak marah dan sangat friendly dengan manusia. WP_20150304_004

***

#Another tips.

Berwisata di Perth perlu disikapi dengan cara yang cerdas. Nggak ada salahnya mengumpulkan buku-buku panduan wisata atau pamflet tentang Perth dan Western Australia sebanyak-banyaknya yang disediakan gratis di spot-spot tertentu (Misalnya di Information Centre atau Swan Bell Tower). Dibalik lembaran buku-buku dan pamflet tersebut (contohnya Hello Perth), biasanya terselip kupon diskon yang bisa digunakan untuk belanja ataupun masuk ke tempat wisata. Sipp! Diskonnya lumayan lho untuk menghemat budget.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s